Melupa Dengan Rela

Jika nanti kita tidak lagi saling peduli dan saling menghindari, ingatlah bahwa bagaimanapun akhir dari kisah ini aku tidak menyesal telah jatuh hati kepadamu.

Bila nanti kau mendadak meragukan aku, ingatlah bahwa jauh sebelum akhirnya aku memlih bersamamu, aku telah melepas bayang-bayang masa lalu.

Bila nanti kau merasa bosan bersamaku, ketahuilah bahwa aku tidak hanya sedang belajar menjadi pasangan yang baik, tapi aku juga belajar menjadi pasangan yang menyenangkan untukmu.

Bila nanti kau tidak setia dariku, ketahuilah bahwa aku rela mematahkan yang lainnya demi menyelamatkanmu.

Bila nanti kamu ingin dengan sengaja menyakitiku, ketahuilah bahwa untuk menjaga kamu aku begitu berhati-hati.

Bila nanti kamu ingin berniat meninggalkanku sendiri, ketahuilah bahwa ada seseorang yang begitu bersyukur sebab telah diperkenankan Tuhan untuk mendampingimu.

Seseorang itu adalah aku.

Bila nanti kamu ingin berbahagia bersama seseorang yang bukan aku, ketahuilah bahwa aku akan dengan rela melepasmu bila itu menjadi bahagiamu.

Setidaknya seperti apapun kisah kita nanti, aku siap dengan segala kemungkinan yang ada dan aku akan menerimanya.

Saat segalanya sudah siap terjadi walau berakhir dengan saling kehilangan, satu yang harus kamu tahu bahwa aku bahagia karena kita dapat saling berbagi cinta.

Diatas keraguanku aku tahu bahwa mungkin akhir dari kita adalah harus saling rela untuk melupa. Aku tidak tahu apakah melupakanmu akan menjadi mudah untuk ingatanku.