Flash External, Salah Satu Investasi Terbaik Yang Harus Dimiliki

Ketika kita ingin membeli flash external, pasti kita dihadapkan pada banyak pilihan. Saya juga sama gitu, flash external mana yang harus saya pilih. Saya juga cukup banyak membaca banyak review, tanya ke orang-orang, cari tiap kelebihan & kekurangan, dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membuat keputusan matang.

Kandidat saya waktu itu adalah Canon Speedlite 430EX II, YongNuo YN56x, atau merek lain yang penting ada fitur TTL. TTL itu fitur starter yang berguna banget kalo kamu masih bingung tentang lighting (intinya auto). Saya hampir memutuskan untuk memilih 430EX II, tapi.. ternyata dia gak bisa dijadikan master jika semisal untuk group flash. Nah kenapa ini penting? Saya butuh yang bisa dijadikan master flash jika suatu saat nanti saya upgrade ke kamera full frame (ciye gitu..), karena full frame gak ada built-in flash. Untuk flash slavenya nanti itu kan masih bisa sewa. Akhirnya pilihan jatuh ke Canon Speedlite 580EX II. Banyak juga dapet rekomendasi dari fotografer lain mengenai seri ini, it’s worth for every rupiah pokoknya. Fitur TTL, bisa sebagai master, GN 58, manual setting focal length 24-105 mm, sync speed 1/200.

Setelah di tes, saya cukup puas juga. Berikut saya lampirkan contohnya:

flash-1Dalam setting yang sama, flash external mempu memenuhi ruangan dengan artificial light (cahaya buatan) dan hasilnya nampak natural (abaikan pantulan dari pintu :D). Biasanya untuk settingan shutter speed & aperture seperti contoh diatas, lalu ingin mendapatkan hasil seperti foto kanan, kita akan mensetting ISO tinggi. Atau bisa saja ISO rendah tapi menyalakan flash built-in. Tapi sayangnya flash built-in tidak bisa diatur arah cahayanya, langsung menyorot ke depan, sehingga cahaya yang jatuh ke objek akan keras.

Nah biasanya beberapa fotografer ingin mempertahankan sharpness dengan bermain di ISO rendah atau penganut ISO 100 garis keras (seperti saya contohnya :D). Dengan menggunakan flash external, dan cahaya di bouncing 90 derajat keatas sehingga akan mengisi ruangan, saya bisa mendapatkan hasil seperti foto dikanan dalam settingan ISO 100. Menyenangkan bukan? πŸ™‚
Flash external juga bisa diatur kekuatan cahayanya mulai dari 1/1 hingga 1/128, berikut saya lampirkan contohnya:

Flash power 1/1

Flash power 1/1

Flash power 1/4

Flash power 1/4

Flash power 1/128

Flash power 1/128

Nah guys.. mungkin cukup sekian dulu review mengenai flash external dari saya ya. Terima kasih πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s